Home Artikel Market Update & Trading Plan, Kamis ,16 Juni 2022

Market Update & Trading Plan, Kamis ,16 Juni 2022

by Hijjah Marhama

Market Update

Pada perdagangan di Rabu, 15 Juni 2022 IHSG bergerak volatile pada range 7086 di level highest hingga 6966 di lowest dan  ditutup di level 7007, terkoresi -0.61% atau -42.83 poin. Pada penurunan IHSG kali ini terdapat  hingga 391 saham terkoreksi, dan menyisakan 153 yang bergerak menguat. Pada perdagangan kemarin IHSG mencatatkan volume transaksi (Shares) sebesar 30.793B terdapat kenaikan volume transaksi sekitar 5 B dibanding perdagangan di hari selasa, dan mencatatkan total value transaksi sebesar (IDR) 16.588 Trillion.

Adapun beberapa sektor yang menjadi pemberat pada pelemahan IHSG di hari kemarin adalah :
IDXEnergy                             : -3.52%
IDXTrans                                : -3.47%
IDXIndust                               : -2.58%.

Sektor Energy menjadi sektor yang paling tertekan saat penurunan IHSG di rabu kemarin, terlihat dari beberapa saham di komoditas coal tertekan cukup dalam diikuti dari price commodity coal nya yang masih terus terkoreksi, merespon dari kekhawatiran akan China growth akibat covid-19.

Pada perdagangan di hari rabu kemarin Asing kembali melanjutkan aksi penjualan besar besaran di sejumlah saham Big Caps sejak hari selasa. Asing mencatatkan penjualan bersih (Foreign Net Sell) (RG) sebesar IDR 685.56 Bn.

Berikut data Fund flow Asing per 15 Juni 2022

Table 1: Foreign Transaction


Data Market :

Table 2: Previous Market Update

Sentimen Global & Regional

  • Data Ekonomi Tiongkok rilis lebih baik dari ekpetasi pasar, Industrial Production naik 0.7% yoy, Penjualan ritel turun 6.7% yoy, namun realisasi angka ini ternyata lebih lambat dari yang di ekspetasikan untuk adanya penurun hingga 7.1% yoy, serta tingkat pengangguran turun di bulan Mei menjadi 5.9% yang di bulan april menyentuh 6,1%
  • The Fed akan menaikkan tingkat suku Bunga untuk ketiga kalinya dengan keputusan sebesar 75 Bps akibat dari kenaikan inflasi yang semakin tidak terkendali sejak 41 tahun terakhir.
  • Wall streetnya sendiri respon positif atas kebijakan kenaikan Interest Rate yang lebih agresif ini, karena itu yang sesuai dengan yang diminta demi menekan laju inflasinya yg semakin tinggi dan tertinggi selama 41 tahun terakhir.  Dan kenaikan 75 Bps ini kembali harus dikalukan pertama kalinya semenjak tahun 1994. Dari para ekonomnya dari Barclays, Jefferies juga menyerukan untuk kenaikan suku bunga ini di level 75 Bps.

Sentimen Domestik

  • Dari dalam negeri, Balance of Trade Indonesia mengalami surplus tipis sebesar $ 2.9 B lebih rendah dari estimasi pasar yang berada di angka $ 3.83 B, adapun hal ini di sebabkan karena adanya lonjakan Impor sebesar 30.74% yoy karena adanya peningkatan dari dalam negeri namun tidak diimbangi dengan lonjakan pertumbuhan ekspor yang jauh dari estimasi pasar hanya di level 27% dari estimasi pasar 38.69%, kebijakan terkait pelarangan ekspor CPO masih menjadi salah satu faktor terbesar terhadap penurunan ekspor.

PROYEKSI IHSG

Chart IHSG

Resistance       : 7080 – 7154
Support           : 6922

Proyeksi          : IHSG 16 Juni diproyeksikan akan bergerak volatile cenderung menguat,
                          berpotensi adanya teknikal rebound, pergerakannya dipengaruhi dapat
                          dipengaruhi oleh respon positif yang diberikan oleh market US terkait kebijakan
                          agresif kenaikan suku Bunga demi efektifitas penurunan inflasi, serta harga
                          harga komoditas yang menguat di Gas, Gold, Nickel, dan Coal.

STOCK PICK

  • Day Trade
  • UNVR
Chart Saham UNVR

Target : 4900 – 5000
Support : 4670

Teknikal Insight : Secara pergerakan harga sudah berada di atas ema200, berpotensi untuk adanya melanjutkan arah trend kenaikan, stoch goldencross untuk jangka pendek berpotensi adanya penguatan

  • SMGR
Chart Saham SMGR

Target Trading : 7050 – 7200
Stoploss : 6820
Teknikal Insight : Stoch Goldencross, Harga rebound di support ema20 dan kembali closing diatas ema 5.

  • PGAS
Chart Saham PGAS

Resistance : 1770 – 1800
Support : 1695
Teknikal Insight : Saham dalam posisi uptrend in medium term, pergerakan kembali menguat dari support EMA 20

  • DMMX
Chart Saham DMMX

Resistance : 1905 -2025
Support : 1720
Teknikal Insight : Harga breakout ema5, stoch goldencross, potensi penguatan untuk short term.

Disclaimer On

Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat :)

Related Posts

Leave a Comment

Subscribe to our newsletter

Don't miss new updates on your email