Home Rekomendasi Market Update dan Trading Plan 13 Januari 2022

Market Update dan Trading Plan 13 Januari 2022

by Yully Aeny

Pada perdagangan 12 Januari 2022 IHSG ditutup melemah -0.01% atau -0.905 ke level 6.647,065, dimana asing mencatatkan pembelian bersih Net Foreign (All Market) +482.87 M, Net Foreign (RG Market) +947.99 M, Net Foreign Sell (NG+TN) -465.12 M. Dimana Bursa Asia dan Bursa AS ditutup rata-rata menguat, seperti :

Sentiment Global

Kenaikan pada Saham AS yang diperdagangkan di hari Rabu setelah rilisnya data inflasi dan Imbal hasil Treasury saat ini sedikit lebih rendah sehingga memberi sedikit jalan bagi pemulihan berkelanjutan pada sektor teknologi.

Tingkat inflasi tahunan AS meningkat menjadi  7% sejalan dengan ekspektasi pasar. Kenaikan inflasi pada akhir tahun 2021 terjadi karena kendala pasokan yang disebabkan pandemic, melonjaknya biaya energy, kekurangan tenaga kerja, meningkatnya permintaan dan efek dasar yang rendah mulai tahun 2020.

Minyak mentah WTI meningkat lebih dari 1% menjadi di atas $82 per barel di tengah pelemahan dolar, prospek permintaan yang kuat dan penurunan stok minyak mentah di AS.

Sedangkan, tingkat inflasi tahunan China turun menjadi 1,5% pada Desember 2021 di tengah upaya pemerintah untuk mengamankan pasokan serta penerapan kembali lockdown di beberapa wilayah karena strain Omicron menyebar dengan cepat.

Sentimen Domestik

Kami memproyeksikan IHSG 13 Januari 2022 bervariasi cenderung menguat terbatas bergerak di rentang harga 6.610-6.700 karena tingkat inflasi AS yang memenuhi ekspektasi pasar sehingga dapat meredakan kekhawatiran pelaku pasar terhadap kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan.

Rekomendasi Saham

  1. WSKT

Support : 615

Resistance : 650-660

Pada 12 Januari 2022, saham WSKT ditutup menguat +1.63%. Terlihat dari indicator Moving Average bergerak menurun namun dari indicator stochastic RSI sendiri terdapat sinyal goldencross sehingga untuk saham WSKT kemungkinan bisa tembus di level resistancenya.

Katalis : Pemerintah mengharapkan sektor kontruksi akan bisa pulih bertahap di tengah keberlanjutan pengembangan infrastruktur Tanah Air yang akan didanai oleh Negara maupun inestasi swasta.

Opsi 1 : jika investor sudah mempunyai sahamnya bisa hold dengan target price 650-660

Opsi 2 : jika investor belum mempunyai sahamnya bisa beli untuk fast trade disekitar  harga 615-625

2. AGRO

Support  : 1.415

Resistance : 1.790

Pada 12 Januari 2022, saham AGRO ditutup menguat +5.00%. Saham AGRO bergerak bearish namun ada kemungkinan reversal yang tercermin dari indicator Stochastic RSI yang bergerak menuju level overbought dan tingkat buyers yang lebih tinggi.

Opsi 1 : jika investor sudah mempunyai sahamnya bisa di hold dengan target price di sekitar 1.750-1.790

Opsi 2 : jika investor belum mempunyai sahamnya bisa beli untuk swingtrade disekitarharga 1.500-1.560

Disclaimer On

***

Untuk Buka Rekening saham dan join Grup Diskusi silahkan menuju link berikut: bit.ly/JoinRepublikInvestor

Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat :)

Related Posts

Leave a Comment

Subscribe to our newsletter

Don't miss new updates on your email