Home Rekomendasi Market Update dan Trading Plan 12 Januari 2022

Market Update dan Trading Plan 12 Januari 2022

by Yully Aeny

Pada perdagangan 11 Januari 2022 IHSG ditutup melemah -0.64% atau -43.154 ke level 6.647,970, dimana asing mencatatkan pembelian bersih Net Foreign (All Market) +1.11 T, Net Foreign (RG Market) +1.12 T, Net Foreign Sell (NG+TN) -12.26 M. Dimana Bursa Asia rata-rata ditutup melemah dan Bursa AS ditutup rata-rata menguat, seperti :

Sentiment Global

Penguatan pada indeks utama di Wall Street terjadi setelah sidang konfirmasi Ketua Fed Powell Senat memperkuat kasus pengetatan guna untuk mengontrol inflasi. Namun, laporan inflasi AS yang akan dirilis hari ini cenderung menunjukkan bahwa tekanan inflasi masih akan berlanjut hingga akhir tahun (tradingeconomics). Tidak hanya itu, penguatan yang terjadi di Wall Street juga didorong oleh  investor yang melakukan aksi beli pada saham teknologi.

Kenaikan saham energy terjadi karena harga minyak bergerak lebih tinggi ditengah ekspektasi bahwa dampak Omicron terhadap permintaan minyak tidak separah yang ditakutkan. Minyak mentah WTI naik hampir 4% menjadi di atas $81 per barel.

Sentimen Domestik

Penjualan ritel di Indonesia melonjak 10,8% secara (YoY) meningkat tajam dari bulan sebelumnya yang hanya naik 6,5% di tengah pelonggaran pembatasan dan melonjaknya vaksinasi.

Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa vaksinasi booster atau dosis ketiga covid-19 akan diberikan gratis dan akan dimulai pada hari Rabu, 12 Januari 2022 (stockbitsnips).

Pemerintah telah memperpanjang pemberian insentif berupa pajak penghasilan (PPh) dan pajak pertambahan nilai (PPN) di tanggung pemerintah di bidang kesehatan karena pandemic Covid-19 yang tak kunjung berakhir (kontan.co.id).

Kami memproyeksikan IHSG 12 Januari 2022 bervariasi cenderung melemah di rentang harga 6.600-6.700 menunggu rilisnya data inflasi AS.

Rekomendasi Saham

  1. INCO

Support : 4.140

Resistance : 4.670

Pada 11 Januari 2022, saham INCO ditutup melemah -5.76%. Terlihat dari indicator Moving Average bergerak menurun namun dari indicator stochastic RSI sendiri bergerak menuju area oversold sehingga saham INCO kemungkinan akan balik arah setelah menyentuh level supportnya di sekitar 4.120-4.140.

Katalis : PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai US$ 120juta tahun ini.

Opsi 1 : jika investor sudah mempunyai sahamnya bisa hold dengan target price 4.650-4.670

Opsi 2 : jika investor belum mempunyai sahamnya bisa beli pada level supportnya disekitar  harga 4.120-4.140

2. ITMG

Support  : 20.000

Resistance : 21.450

Pada 11 Januari 2022, saham ITMG ditutup menguat +0.62%. Dilihat dari indicator Stochastic RSI saham ITMG berpotensi untuk melanjutkan kenaikannya.

Opsi 1 : jika investor sudah mempunyai sahamnya bisa di hold dengan target price di sekitar 21.450-21.475

Opsi 2 : jika investor belum mempunyai sahamnya bisa beli untuk swingtrade disekitarharga 19.975-20.175

Disclaimer On

***

Untuk Buka Rekening saham dan join Grup Diskusi silahkan menuju link berikut: bit.ly/JoinRepublikInvestor

Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat :)

Related Posts

Leave a Comment

Subscribe to our newsletter

Don't miss new updates on your email