Home Analisa SahamAnalisa Teknikal Harga Emas Turun, Yuk Cek Kinerja Sahamnya

Harga Emas Turun, Yuk Cek Kinerja Sahamnya

by Alfyn Wendy

Penyebab Harga Emas Turun

Isu tapering oleh Federal Reserve (The Fed) menjadi salah satu faktor yang membuat harga emas sulit naik. Isu tersebut akan membuat yield obligasi (Treasury) dan dollar AS naik di awal. Sentimen kedua instrumen investasi tersebut membuat investasi emas menjadi kurang menarik, sehingga terjadi capital outflow di pasar emas. World Gold Council (WGC) mengatakan sepanjang bulan Agustus terjadi capital outflow dari exchange trade fund (ETF) berbasis emas senilai US$ 1,8 miliar. Nilai tersebut setara 22,4 ton emas. Tak heran sejak pertengahan bulan juni harga emas dalam mengalami koreksi dari titik tertingginya, terakhir harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 1.798/troy ons per 14 September 2021. Lalu bagaimana dengan kinerja saham emitennya ?

MDKA

Pada perdagangan hari selasa (14/09/2021), harga saham MDKA turun -2,49%  ke level harga Rp 2.740, kinerja perseroan pada 1H21 ini memang kurang baik, dilihat dari turunnya laba bersih sebesar -78%, dilihat dari segi teknikal MDKA mempunyai area support kuat berada dikisar level harga Rp 2.620 – Rp 2.720, kami merekomendasikan HOLD karena memang pergerakan harganya masih Bullish dan sebaiknya menunggu di area support tersebut, apabila berhasil rebound maka berpotensi melanjutkan kenaikan, namun apabila turun dan menembus area support tersebut, maka perlu dipertimbangkan untuk sell, mengingat tidak adanya sentimen positif yang mendukung kinerja MDKA.

ANTM

Pada penutupan perdagangan hari selasa (14/09/2021) harga saham ANTM masih terkoreksi -1,98%  ke harga Rp 2.470 per lembar saham. Kinerja ANTM tertolong dengan naiknya harga nikel, sehingga dampak dari penurunan harga emas tak terlalu berpengaruh. Bisa dilihat pada kinerja harga sahamnya, ANTM secara teknikal  masih bergerak sideways dengan membentuk area supply demand di level harga Rp 2.220 – Rp 2.330. ANTM saat ini masih mengalami koreksi, sehingga perlu diperhatikan (wait and see) titik pembelian di EMA 100 dan EMA 150 sebagai titik entry, dan menunggu indikator stochastic menjadi over sold

Prospek Harga Emas

Kami memperkirakan akan terjadi risiko peningkatan krisis utang yang bisa memicu investasi baru di emas, yang pada akhirnya membuat harga emas melesat. Jika  krisis utang baru kembali muncul, inflow ke emas seharusnya akan meningkat, ketika inflow meningkat, maka harga emas akan kembali melesat. Namun dalam waktu dekat ini dikarenakan isu tapering maka dollar akan menguat, hal ini akan membatasi penguatan emas. Katalis lainnya  adalah apabila jika terjadi sedikit koreksi pasar saham dan berlanjutnya penurunan yield Treasury. Untuk saat ini perlu diperhatikan dengan adanya berita mengenai raksasa property china yaitu Evergrande yang terancam masalah  hutang sebesar US$100 Miliar yang berpotensi default.

Disclaimer On

***

Untuk Buka Rekening saham dan join Grup Diskusi silahkan menuju link berikut: bit.ly/JoinRepublikInvestor

Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat :)

Related Posts

Leave a Comment

Subscribe to our newsletter

Don't miss new updates on your email