Home » Market Update 2 November 2022

Market Update 2 November 2022

by Hijjah Marhama

Pada perdagangan selasa, 1 November 2022 IHSG ditutup melemah -0.66 % atau -46.587 poin ke level 7052.303. Secara pergerakan saham di dominasi oleh 355 saham melemah  dan terdapat 186 saham yang masih mampu ditutup menguat, serta mencatatkan volume transaksi (Shares) sebesar 21.970 B, dan total value transaksi (IDR) 14.621 T.

Adapun beberapa sektor yang menjadi pennekan terbesar bagi pelemahan IHSG di 1 November 2022 adalah :
IDXEnergy                             : – 2.97%
IDXIndust                               : – 1.19%
IDXFinance                            : -1.14 %.

Setelah sempat sebelumnya di hari senin 31 Oktober sektor Energy menjadi sektor pendorong kenaikan IHSG, di hari berikutnya justru energy juga yg bergerak dengan pelemahan terbesar dikarenakan koreksi yg cukup besar pada saham saham emiten batu bara.

Pada perdagangan IHSG tanggal 1 November 2022 Asing mencatatkan pembelian bersih (Foreign Net Buy) (RG) IDR 350 B , Berikut data Fund flow Asing nya :

Data Market :

Sentiment Global

  • Menjelang pengumuman interest rate di besok hari oleh The Fed, Wall Street berakhir melemah pada perdagangan kemarin. Pasar menilai data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan dan bersiap untuk kemungkinan kenaikan suku bunga dari Federal Reserve. Selain itu adanya kekhawatiran bahwa bank sentral mungkin mempertahankan sikap agresifnya karena berjuang untuk menjinakkan inflasi yang tinggi.

Sentimen Komoditas

  • MINYAK  > ditutup terkoreksi pada akhir perdagangan kemarin, karena para pedagang menunggu data stok bahan bakar AS di tengah optimisme bahwa China, konsumen minyak terbesar kedua di dunia, dapat dibuka kembali dari pembatasan ketat COVID.
  • EMAS > ditutup menguat pada akhir perdagangan kemarin, menghentikan kerugian tiga hari berturut-turut saat pertemuan dua hari Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dimulai ditopang oleh pelemahan dolar AS di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memberi sinyal pengetatan yang lebih lambat.
  • BATU BARA  > anjlok di tengah banyaknya outlook yang memproyeksi pelemahan harga pasir hitam ke depan, lebih hangatnya cuaca musim dingin di Eropa, serta meningkatnya pasokan. kedepannya, harga batu bara akan melemah sejalan dengan melandainya permintaan serta meningkatnya penggunaan energi baru dan terbarukan.

Kabar Emiten

 ▶️ HRUM : Solid! Laba Bersih Harum Energy (HRUM) Melejit 532% Hingga Kuartal III 2022

▶️ SMBR : Pendapatan Semen Baturaja (SMBR) Tumbuh 9% pada Kuartal III

▶️ AMAR : Incar Dana Rp 1,28 Triliun, Bank Amar Akan Rights Issue Rp 280 per Saham

IHSG

Resistance       : 7140 – 7200
Support           : 7000 – 7013

Pergerakan IHSG di hari kemari bergerak mengisi semua rentang konsolidasinya, hal baik di akkhir sesi kemarin IHSG mampu sedikit rebound dari level support, IHSG 2 November 2022 di proyeksinya akan bergerak volatile cenderung menguat, dan potensi untuk breakout resistance konsolidasinya

STOCK PICK

  • Day Trade
  • INCO

Target : 6650 – 6800
Support : 6400

Insight :  Harga on support ema60, nickel + 6.82%

  • HRUM (Spec Buy)

Resistance : 1550 – 1620
Support : 1450
Insight : Harga Nickel +6.82%, Coal (New/nov) +0.76%, Laba naik 532%

  • TMAS

Resistance : 1840 – 1900
Support : 1760

Teknikal Insight : Harga breakout ema20, ema potensi goldencross

  • SWING TRADE
  • BTPS

Resistance : 148 – 153 – 160
Support : 135

Teknikal Insight : harga rally diatas ema 5, dan breakout ema60

Disclaimer On

Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat :)

Related Posts

Leave a Comment

Subscribe to our newsletter

Don't miss new updates on your email