Home » Market Update dan Trading Plan 08 Desember 2021

Market Update dan Trading Plan 08 Desember 2021

by Yully Aeny

Pada perdagangan 07 Desember 2021 IHSG ditutup menguat +0.85% atau +55.453 ke level 6.602,569, dimana asing mencatatkan penjualan bersih Net Foreign (All Market) -57.53 M, Net Foreign Buy (RG Market) +104.36 M, Net Foreign (NG+TN) -161.90 M. Dimana Bursa Asia dan bursa AS ditutup rata-rata menguat, seperti :

Sentiment Global

Indeks utama di Wall Street rata-rata ditutup menguat karena di dorong oleh saham teknologi yang rebound dari pekan sebelumnya dan mengalami kenaikan sebesar 3% yang dipimpin oleh saham Apple naik 3,5% setelah Morgan Stanley menaikkan target harganya. Tidak hanya itu, saham intel juga naik 3,1% setelah perusahaan mengatakan berencana membawa unit mobil self srivingnya ke publik dan saham Tesla naik lebih dari 4% setelah UBS menaikkan target harganya.

Harga minyak mentah WTI naik lebih dari 3% menjadi tepat di bawah $72 per barel, memperpanjang rebound dari sesi sebelumnya karena kekhawatiran terhadap virus varian Omicron serta dampaknya terhadap pertumbuhan global dan permintaan bahan bakar berkurang. Sementara itu, stok minyak mentah di AS turun 3.089 juta barel menyusul penurunan 0.747 juta barel pada pekan sebelumnya.

Defisit perdagangan AS menurun menjadi $67.1 M pada Oktober 2021 dari bulan sebelumnya $81.4 M dan sejalan dengan perkiraan pasar sebesar $66.8 M. Ekspor melonjak 8,1% menjadi $223.6 M didorong oleh pengiriman minyak mentah, emas nonmeter, pesawat sipil, mesin industri, kedelai, mobil dan berlian permata. Impor naik tipis 0,9% menjadi 290.7 M didorong oleh mobil, berlian permata, dan ponsel.

Sentimen Domestik

Cadangan Devisa di Indonesia meningkat menjadi 145,9 Miliar Dolar AS secara (MoM) dari bulan sebelumnya 145,5 Miliar Dolar AS. Peningkatan cadangan devisa Indonesia di pengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah (kompas.com). Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan system keuangan.

Menteri Keuangan ibu Sri Mulyani Indrawati telah menetapkan pungutan atau retribusi daerah baru di sektor usaha komoditas kelapa sawit. Dirjen Kemenkeu Astera Primanto Bhakti menambahkan salah satu tujuan diterapkan retribusi perkebunan sawit yakni untuk meningkatkan potensi penerimaan daerah (kontan.co.id).

Kami memproyeksikan IHSG 08 Desember 2021 bervariasi cenderungmenguat, di rentang harga 6.550 – 6.650.

Rekomendasi Saham

  1. INPC (Fast Trade)

Support : 131

Resistance : 152

Pada perdagangan 07 Desember 2021 saham INPC di tutup menguat 9.38%. Tampak dari pergerakan harga saham INPC yang saat ini sedang menguji resistancenya di MA20. Dari sisi buyers nya lebih tinggi dari hari sebelumnya.

Opsi 1 : Jika investor belum mempunyai sahamnya bisa beli untuk Fast trade di sekitar harga 135-140

Opsi 2 : Jika investor sudah mempunyai sahamnya bisa jual di sekitar harga 152-158

*Untuk saham Fast Trade, batasi risiko 2%-3%.

2. ASII

Support : 5.625

Resistance : 6.375

Pada perdagangan 07 Desember 2021 saham ASII ditutup menguat +4,87%. Tampak dari Indikator Stochastic RSI masih di level oversold. Dari volume buyersnya juga lebih baik dari hari sebelumnya.

Opsi 1 : Jika investor sudah mempunyai sahamnya bisa hold dengan Target Price 6.300-6.375

Opsi 2 : Jika investor belum mempunyai sahamnya bisa beli untuk jangka pendeksekitar harga 5.875-5.925

Disclaimer On

***

Untuk Buka Rekening saham dan join Grup Diskusi silahkan menuju link berikut: bit.ly/JoinRepublikInvestor

Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat :)

Related Posts

Leave a Comment

Subscribe to our newsletter

Don't miss new updates on your email