Home » Market Update dan Trading Plan 26 November 2021

Market Update dan Trading Plan 26 November 2021

by Yully Aeny

Pada perdagangan 25 November 2021 IHSG ditutup menguat +0.24% atau +16.069 ke level 6.699,346, dimana asing mencatatkan penjualan bersih Net Foreign (All Market) -48.24 M, Net Foreign Buy (RG Market) +202.44 M, Net Foreign (NG+TN) -250.68 M. Dimana Bursa Asia dan bursa AS ditutup bervariasi, seperti :

Sentiment Global

Harga minyak mentah WTI turun menjadi sekitar $78 per barel karena OPEC memperingatkan bahwa pelepasan cadangan minyak yang terkoordinasi dapat meningkatkan surplus minyak mentah di awal tahun. Aliansi OPEC+ akan bertemu 1-2 Desember untuk memutuskan kebijakan produksi.

Ilmuan Afrika Selatan mengkonfirmasi terdapat virus Covid 19 varian baru yang disebut B.1.1.529. Varian tersebut dapat menghindari respons imun tubuh dan membuatnya lebih menular.

Sentimen Domestik

Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengembalikan jam perdagangan dan peraturan perdagangan saham ke kondisi normal sebelum pandemic Covid 19. Selain itu, BEI juga sedang melakukan harmonisasi terkait batasan auto-rejection bawah (ARB) dan auto-rejection atas (ARA) yang hingga saat ini masih dalam proses. BEI juga akan menerapkan penutupan kode broker pada saat perdagangan saham berlangsung. Tujuannnya agar investor melakukan jual beli saham berdasarkan analisa teknikal dan fundamental.

Sektor perbankan saat ini terus mengoptimalkan penyaluran kredit konsumer di tengah pandemi guna mempertahankan laju pertumbuhan bisnis. Terlebih, reulator memberikan berbagai stimulus untuk bisnis kredit consumer seperti kredit pemilikan rumah (KPR), kredit kendaraan bermotor (KBB), dan kartu kredit. Kredit konsumsi mampu tumbuh 3,8% (YoY) menjadi Rp 1.651,5 T per Oktober 2021.

Kami memproyeksikan IHSG 26 November 2021 bervariasi cenderung melemah seiring candlestick yang membentuk inverted hammer, yang dimana pergerakan IHSGnya di rentang harga 6.650 – 6.750.

Rekomendasi Saham

  1. BTPS

Resistance: 4.110

Support: 3.840

Pada 25 November 2021, pergerakan harga saham BTPS ditutup melemah -1.28%. Terlihat dari indicator Moving Average masih dalam trend kenaikan, yang dimana posisi MA5 berada di atas MA20 dan MA60.

Katalis : membaiknya pertumbuhan ekonomi Indonesia tentunya akan berdampak pada sektor keuangan salah satunya perbankan. Disisi lain, Bank BTPN ini membukukan pendapatan positif pada September 2021 secara (YoY). Tidak hanya itu bank BTPN juga akan meluncurkan aplikasi selulernya.

Opsi 1 : jika investor sudah mempunyai sahamnya bisa di hold dengan target harga 4.000-4.110

Opsi 2 : jika investor belum mempunyai sahamnya bisa beli di area 3.850-3.860

2. MDKA

Support : 3.580

Resistance : 3.870

Pada 25 November 2021, pergerakan harga saham MDKA ditutup menguat 0.83%. Terlihat dari Indikator Moving Average menujukkan pergerakan harga saham MDKA dalam trend kenaikan, yang dimana posisi MA5 di atas MA20.

Opsi 1 : Jika investor sudah mempunyai sahamnya bisa di Hold dengan Target Price 3.840-3.870

Opsi 2 : Jika investor belum mempunyai sahamnya bisa beli untuk di harga 3.620-3.640

Disclaimer On

***

Untuk Buka Rekening saham dan join Grup Diskusi silahkan menuju link berikut: bit.ly/JoinRepublikInvestor

Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat :)

Related Posts

Leave a Comment

Subscribe to our newsletter

Don't miss new updates on your email