Home » IPO MITRATEL, BUY OR BYE ?

IPO MITRATEL, BUY OR BYE ?

by Hijjah Marhama

PT. Daya Mitra Telekomunikasi atau Mitratel (MTEL) menjadi salah satu perusahaan yang paling dinanti saat IPO karena jika dilihat dari raihan dananya, bisa mengalahkan nilai IPO Bukalapak (BUKA). MTEL sendiri masuk dalam sektor Infrastruktur dengan sub sektor layanan Telekomunikasi Nirkabel. Bidang usahanya sendiri bergerak di bidang jasa penyedia menara telekomunikasi

Apa yang menarik dari IPO Mitratel ini ?

IPO ini digadang gadang akan menjadi IPO terbesar sepanjang sejarah Bursa Efek Indonesia, dimana dana segar yang ditargetkan maksimal di nilai sebesar Rp 24,9 Trilliun yang mana lebih tinggi dari target IPO Bukalapak yang kemarin berada di nilai sebesar Rp 21,9 Trilliun.

Jumlah saham yang ditawarkan ke publik sebanyak 25.540.000.000 lembar saham biasa yang mewakili sebanyak banyaknya sebesar 29.85% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan setelah penawaran umum perdana saham. Dengan kisaran harga yang ditawarkan berada di range Rp 775 – Rp 975

Dan berikut tanggal tanggal yang harus diperhatikan :

Untuk apa penggunaan dana hasil IPO Mitratel ini ?

Penggunaan dana hasil IPO menjadi salah satu hal yang harus diperhaatikan oleh investor atau calon pembeli. Jika diibaratkan, jangan sampai kita membeli kucing dalam karung, kita gatau rupanya seperti apa yang kita beli. Apalagi membeli saham artinya kita ikut serta dalam menanamkan modal kita untuk perusahaan tersebut, kita harus tau dana ini digunakan untuk apa. Perlunya kita mengetahui penggunaan dana ini dengan membaca terlebih dahulu prospectus yang sudah disajikan.

Dengan jumlah nilai IPO nya sendiri mencapai 19.8 T – 24.9 T, dengan Harga IPO berada di range Rp 775 -975.

Secara ringkas dari IPO ini, sebanyak 90% dana segar yang didapatkan nantinya akan digunakan untuk Modal belanja. Sisanya diperuntukkan untuk ; penambahan penyewaan kolokasi, penambahan Menara baru dan site baru, ekspansi teknologi ( seperti layanan digital dan fiber), sisanya sebagai modal kerja.

Penggunaan dana ini sangat produktif, karena sebagian besar atau hampir seluruhnya dana yang didapatkan diperuntukkan biaya operasional untuk pengembangan bisnis.

Bagaimana Prospek Mitratel ?

Mitratel merupakan salah satu anak perusahaan Holding Company PT. Telekomunikasi Indonesia (TLKM).

Karena Holding Company nya juga bagus memungkinkan potensi Mitratel ini juga baik kedepannya karena kalo dilihat dari majority pemegang sahamnya adalah TLKM.

Dilihat dari bisnisnya, merupakan telekomunikasi service, kedepannya akan ada teknologi 5G yang diharapkan menjadi salah satu peluang dalam peningkatan pendaapatan perusahaan.

Dari sisi kepemilikan tower yang dimiliki, ternyata lebih banyak dari perusahaaan emiten tower yang sudah melantai di bursa terlebih dahulu seperti TBIG dan TOWR.

MTEL memliki tower sebanyak 28.000, dibanding TBIG yang hanya memiliki 19.000 tower, dan TOWR sebanyak 21.000 tower.

Jika dilihat dari market capital yang dimiliki, EMTL mampu menjadi market leading dimana market cap nya sudah mencapai 83 T melebihi market capital TBIG & TOWR yang saat ini masing masing hanya sebesar 66.61 T & 59.18 T

Bagaimana Analisa Mitratel ?

  1. Dari sisi laporan keuangan

Secara laporan keuangan terjadi peningkatan baik pada Asset maupun Ekuitas, hal ini mengindikasikan bahwa perusahan memilki ketersediaan modal yang cukup untuk mengcover utangnya, untuk menjalankan kegiatan operasinalnya serta menandakan kinerja yang semakin membaik.

 Dan di tahun 2020 pun saat kasus covid sedang tinggi, dan perekonomian menurun, pendapatan dari Mitratel tetap mencatatkan kenaikan dari tahun sebelumnya, serta per Semester 1 tahun 2021, pendapatannya terus meningkat dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan, memberikan gambaran bahwa peningkatan asset, ekuitas pada Mitratel menandakan perusahaan tetap mampu berkinerja baik dalam kondisi apapun, serta dengan adanya peningkatan pendapatan mengindikasikan bahwa produk perusahaan Mitratel selalu dibutuhkan, dan terdapat peningkatan demand di setiap tahunnya.

Peningkatan pendapatan yang baik adalah peningkatan pendapatan yang dibarengi dengan adanya peningkatan laba perusahaan bukan dari penjualan asset. Karena artinya kegiatan operasinal perusahaan tersebut mampu berjalan dengan baik dan optimal dalam menghasilkan profit.

Terlihat dari laporan keuangannya, Laba Mitratel tumbuh 355,88% dari yang Semester 1 2020 hanya sebesar Rp 153,7 Juta, per Semester 1 2021, laba tembus sebesar Rp. 700,7%.

2.  Secara Prospek Emiten Menara

a. Rasio jumlah pengguna dan jumlah menara di Indonesia masih jauh dari ideal jadi potensi pertumbuhan untuk kedepannya juga akan lebih besar.

b. Peran menara telekomunikasi menjadi penting sebagai infrastruktur telekomunikasi mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan.

c. peralihan kepemilikan menara dari perusahaan operator telekomunikasi ke perusahaan operator menara membuat ketergantungan perusahaan telekomunikasi terhadap jasa operator menara semakin meningkat.

d. Pertumbuhan penggunaan dan konsumsi masyarakat yang makin besar untuk belanja telekomunikasi.

Disisi lain hal yang juga perlu dicermati adalah terkait penempatan menara mitratel yang bisa dibilang strategis, karena 62% dari menara pedesaan mitratel tidak memiliki pesaing dalam radius 1 KM serta 44% lainnya di perkotaan tidak memiliki pesaing dalam radius 500 meter.

3. Berdasarkan Valuasi

Nilai valuasi untuk TBIG dan TOWR di ambil saat harga closing per 29 Oktober. Serta pada MTEL valuasi yang digunakan pada harga tertinggi penawarannya di level 975.

Secara valuasi dengan menggunakan PE Ratio, harga wajar MTEL jika dibandingkan dengan emiten pembanding di sektornya, memiliki nilai wajar sebesar 1137 atau di level 1140. Artinya, dengan harga bila saat nanti pembentukan harga terjadi di harga tertinggi 975, MTEL sendiri masih memiliki potential upside atau potensi kenaikan secara valuasi sebesar 16,9% atau 17% ke level 1140 dari 975.

Kesimpulan

Selain memang menarik dari perolehan dana yang digadang gadang akan menjadi nilai IPO terbesar sepanjang sejarah BEI, memang secara kinerja juga baik dan secara valuasi pun menarik karena undervalued. Secara prospek bisnis dari emiten menara pun masih berpeluang untuk terus bertumbuh di masa mendatang

Bagaimana sobat Republik Investor, berminat untuk ikut IPO Mitratel ?

***

Untuk Buka Rekening saham dan join Grup Diskusi silahkan menuju link berikut: bit.ly/JoinRepublikInvestor

Anda Mungkin Tertarik Dengan Arti

Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat :)

Related Posts

Leave a Comment

Subscribe to our newsletter

Don't miss new updates on your email