workshop saham di jakarta
Home » SAHAM PILIHAN UNTUK INVESTOR JANGKA PANJANG

SAHAM PILIHAN UNTUK INVESTOR JANGKA PANJANG

by Chory Agung Ramdhani

IHSG pada awal tahun tepatnya 2 Januari 2020 dibuka pada 6.313 dan mengalami penuruan hingga  titik terendah pada tanggal 09 Maret 2020 di level 5.133 atau turun sebesar -22,98%. Banyak faktor yang melatarbelakangi penurunan IHSG dari awal tahun mulai dari kasus Jiwasraya, Virus Corona, dan yang terbaru impact dari penuruan tajam harga minyak dunia. Namun kejatuhan IHSG banyak di manfaatkan oleh sebagian investor jangka panjang untuk mengakumulasi saham karena dinilai harga nya sudah murah.

Nah kali ini kami coba bahas strategi yang biasa dilakukan oleh investor jangka panjang.

Ada 2 strategi investasi  yang bisa di pilih investor :
1. Value investing
2. Growth Investing

Value investing adalah metode investasi dengan membeli suatu saham dari emiten yang dinilai “murah”, di mana saham tersebut diperdagangkan lebih rendah dari nilai wajarnya.

Growth Investing adalah strategi berinvestasi saham, di mana pertumbuhan dari emiten atau perusahaan menjadi fokus utamanya.

Jika dalam value investing para investor berstrategi dengan mencari saham suatu perusahaan yang mempunyai nilai atau valuasi lebih rendah daripada nilai wajarnya, dalam growth investing para investor akan berstrategi dengan mencari saham di perusahaan dengan potensi pertumbuhan yang tinggi, tidak peduli harga saham tersebut rendah atau tinggi.

Di bursa efek Indonesia sudah ada indeks yang mengumpulkan saham-saham sesuai dengan pilihan strategi tersebut .

Ada 2 indeks baru yang diluncurkan yaitu :

1. Indeks IDX Value30 adalah Indeks yang mengukur kinerja harga dari 30 saham yang memiliki valuasi harga yang rendah dengan likuiditas transaksi serta kinerja keuangan yang baik.

2. IDX Growth30 adalah Indeks yang mengukur kinerja harga dari 30 saham yang memiliki tren harga relatif terhadap pertumbuhan laba bersih dan pendapatan dengan likuiditas transaksi serta kinerja keuangan yang baik.

Berikut saham yang tergabung kedalam kedua indeks tersebut:

Dalam artikel ini kita coba jelaskan lebih jauh mengenai strategi Value Investing yang Pertama kali dikenalkan oleh investor profesional di awal abad ke-20, Benjamin Graham, value investing adalah startegi investasi untuk menemukan saham dengan harga yang lebih murah tetapi tidak murahan .

strategi ini dapat dilakukan oleh siapa pun, bukan terbatas pada investor dengan modal besar, melainkan juga investor dengan modal minim. Kuncinya, Anda harus rajin membaca dan cermat dalam menilai pasar.

Selain itu, strategi ini memiliki risiko yang lebih rendah. Pasalnya, strategi value investing lebih baik diterapkan dalam jangka panjang sehingga investor dapat terhindar dari fluktuasi pasar yang umumnya terjadi dalam jangka pendek. strategi ini kurang cocok untuk seseorang dengan mindset trader jangka pendek.

SAHAM PILIHAN VALUE INVESTING

Mari kita coba untuk filter saham dengan metode value investing, beberapa kriteria yang kita masukan adalah :

KRITERIA :

  1. Termasuk kedalam Indeks IDXV30
  2. Memiliki PER dan PEG (3years) paling rendah
  3. Memiliki PBV paling Rendah
  4. Memiliki DER rendah

Terdapat  4 saham terbaik dari indeks IDXV30 yang terfilter dari kriteria 4 indikator rasio keuangan. Di artikel berikutnya kita bahas mengeni Growth Investing beserta dengan kriteria pemilihan saham nya.

Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat :)

Related Posts

Leave a Comment

Subscribe to our newsletter

Don't miss new updates on your email