Home » 5 SAHAM INCARAN SAAT KRISIS

5 SAHAM INCARAN SAAT KRISIS

by Raden Bagus Bima

Penurunan harga saham selalu berbeda cerita dan berbeda penyebabnya. Membuat kita terkadang menjadi panik dan bingung harus berbuat apa. Apa lagi seperti yang terjadi saat ini, IHSG bahkan sampai mengalami pelemahan -6%.

Kunci ketenangan dalam penurunan adalah kita membeli hanya disaham-saham yang memiliki pertumbuhan bagus dan memiliki fundamental yang sangat kuat. Berikut kita berikan 5 saham dari 3 sektor yang menurut kami cukup kuat dari sisi performa perusahaannya, Sehingga akan mengalami proses pemulihan yang cepat apabla mengalami pelemahan pada harga sahamnya.

1. BBCA

Nilai pasar saat ini 727 Triliun dengan bobot ke IHSG sekitar 11,95%. Total Aset 2019 (928Triliun) vs 2018 (824Triliun). Sudah mengalami penurunan -10,77% dari perdagangan awal tahun

Net Income 3 Tahun Terakhir :
2017 Full Year 23,3Triliun Pertumbuhan +13%
2018 Full Year 25,8Triliun Pertumbuhan +11%
2019 Full Year 28,5Triliun Pertumbuhan +10%

2. BBRI

Nilai pasar saat ini 472 Triliun dengan bobot ke IHSG sekitar 7,76%. Total Aset 2019 (1.416Triliun) vs 2018 (1296Triliun). Sudah mengalami penurunan -12,05% dari perdagangan awal tahun

Net Income 3 Tahun Terakhir :
2017 Full Year 28,9Triliun Pertumbuhan +10%
2018 Full Year 32,3Triliun Pertumbuhan +11%
2019 Full Year 34,3Triliun Pertumbuhan +6%

3. TLKM

Nilai pasar saat ini 350 Triliun dengan bobot ke IHSG sekitar 5,76%. Total Aset 2019 q3 (214Triliun) vs 2018 q3 (204Triliun). Sudah mengalami penurunan -10,83% dari perdagangan awal tahun

Net Income 3 Tahun Terakhir :
2017 Full Year 22,1Triliun Pertumbuhan +14%
2018 Full Year 18,03Triliun Pertumbuhan -18%
2019 Q3 16,5Triliun Pertumbuhan +15%

4. BBNI

Nilai pasar saat ini 110 Triliun dengan bobot ke IHSG sekitar 1,81%. Total Aset 2019 (845Triliun) vs 2018 (808Triliun). Sudah mengalami penurunan -23,89% dari perdagangan awal tahun

Net Income 3 Tahun Terakhir :
2017 Full Year 13,61Triliun Pertumbuhan +20%
2018 Full Year 15,01Triliun Pertumbuhan +10%
2019 Full Year 15,38Triliun Pertumbuhan +2,4%

5. CPIN

Nilai pasar saat ini 95 Triliun dengan bobot ke IHSG sekitar 1,57%. Total Aset 2019 q3 (28Triliun) vs 2018 q3 (26Triliun). Sudah mengalami penurunan -10% dari perdagangan awal tahun

Net Income 3 Tahun Terakhir :
2017 Full Year 2,49Triliun Pertumbuhan +12%
2018 Full Year 4,55Triliun Pertumbuhan +82%
2019 Q3  2,5Triliun Pertumbuhan -26%

Saat IHSG mengalami pelemahan seperti yang terjadi kemarin -6%, Hampir semua mayoritas sektor dan saham juga ikut melemah. Tapi pertanyaanya, ketika IHSG kembali menguat, apakah saham yang kita punya kembali menguat juga?

Faktanya sangat sulit harga saham kita naik seperti semula lagi, Terlebih jika saham kita bukan merupak saham unggulan. Oleh karna itu, kami menyarakan untuk memilih sektor Perbankan, Telekomunikasi, dan Consumer seperti yang sudah diterangkan diatas. BBCA, BBRI, TLKM, BBNI, CPIN bisa dijadikan pilihan untuk di akumulasi saat terjadi penurunan tajam seperti saat ini.

*Data tanggal 9 Maret 2020, Pukul 12:00

Anda Mungkin Tertarik Dengan Arti

Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat :)

Related Posts

Leave a Comment

1 comment

sandra 27 March 2020 - 11:30 PM

PTBA, SRIL, INDF lagi obral, kayaknya bagus deh dikoleksi jangka panjang

Reply

Subscribe to our newsletter

Don't miss new updates on your email