Home » Tata Kelola Perusahaan Mulai Di Benahi, Bagaimana Prospek Saham Garuda Saat ini?

Tata Kelola Perusahaan Mulai Di Benahi, Bagaimana Prospek Saham Garuda Saat ini?

by Dony Aristio

Dipenghujung tahun 2019 lagi – lagi maskapai Garuda Indonesia tersorot kasus yang melibatkan Direktur Utama nya. pada tanggal 17 November 2019 belasan paket suku cadang motor Harley Davidson dan dua sepeda lipat Brompton ditemukan di dalam penerbangan pengantaran pesawat Airbus terbaru Garuda Indonesia dari Toulouse, Prancis, ke Jakarta.

Direktorat Bea dan Cukai mengungkapkan ada penyelundupan motor Harley dan sepeda Brompton di pesawat Garuda A330-900 NEO yang baru saja dibeli maskapai penerbangan pelat merah tersebut dari pabrikan Eropa, Airbus yang berbasis di Prancis.

Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir akhir pekan lalu menggelar konferensi pers terkait penyelundupan tersebut. Dalam konferensi pers tersebut terungkap bahwa motor Harley tersebut merupakan milik Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memecat I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia. Pencopotan ini sebagai imbas kasus penyelundupan motor Harley-Davidson dan sepeda Brompton di pesawat Airbus baru milik Garuda. Selanjutnya Mentri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir memecat Ari Askhara sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia.

Lalu bagaimana dengan prospek harga saham setelah kasus tersebut?

Setelah kejadian tersebut harga saham PT Garuda Indonesia (GIAA) turun sebesar 7.6% dalam sepekan terakhir. Hal ini menjadi perhatian banyak investor saham dikarenakan manajemen yang kurang baik sehingga banyak investor yang mulai menjual saham tersebut.

Selanjutnya berdasarkan analisa teknikal, GIAA saat ini berada pada supporet are di level 474 sedangkan resistance berada di level 540. Berdasarkan indikator Moving Average 5 dan 20 saat ini belum menunjukan adanya potensi reversal atau pembalikan arah trend.

 Berdasarkan indikator stochastic saat ini GIAA juga masih belum menunjukan adanya penguatan harga namun perlu dicermati jika sudah terbentuk pola golden cross dimana garis biru berpotongan keatas dengan garis merah dimana pola ini merupakan awal mula dari perubahan trend. Jadi untuk saat ini saham GIAA cukup menarik jika ingin memanfaatkan momentum teknikal rebound atau jika ingin trading jangka pendek sampai terbentuknya konfirmasi reversal dari chart yang terbentuk.

Diharapkan dengan tindakan tegas dari Mentri BUMN Erick Tohir dalam membenahi Tata Kelola Perusahaan Garuda Indonesia. Kedepannya Perusahaan mampu memperbaiki kualitas dan menjadi  good corporate governance (GCG) sehingga kepercayaan investor tetep terjaga.

Anda Mungkin Tertarik Dengan Arti

Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat :)

Related Posts

Leave a Comment

Subscribe to our newsletter

Don't miss new updates on your email