pajak jualan online
Home » Jualan Online? Siap-siap urus izin usaha dan urus pajak!!!

Jualan Online? Siap-siap urus izin usaha dan urus pajak!!!

by Rizki Aditya Bahari

Sah… Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangi Peraturan Pemerintah tentang aturan yang mewajibkan orang-orang yang berjualan barang-barang atau jual jasa di toko online atau e-commerce memiliki izin usaha. Hal tersebut diatur di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik yang telah di tandatangani 20 November 2019. Peraturan Pemerintah ini menjadi pelaksaan UU Nomer 07 Tahun 2014 tentang Perdagangan.

Nah dengan adanya peraturan ini, pelaku usaha/penjual atau online shop yang selama ini berjualan di Bukalapak, Tokopedia, dan lainnya wajib memiliki izin usaha. Kita bisa membuat izin juga bisa diakses melalui sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau online single submission (OSS).

Beberapa poin penting terkait dengan peraturan ini yaitu mengutip dalam Pasal 7 mengatur tentang Pelaku usaha/Penjual yaitu orang atau perusahaan yang berada di dalam negeri (Indonesia) atau yang berasal dari luar negeri yang bertransaksi melalui system elektronik atau e-commerce, selain pelaku juga mengatur tentang konsumen/Pembeli dan juga barang/produk yang dijual.

Poin penting yang disebutkan diatas yaitu juga mengatur pelaku usaha luar negeri yang secara aktif melakukan penawaran dan/atau melakukan PMSE kepada konsumen yang berkedudukan di wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia harus membuat kantor fisik sebagai perwakilannya memenuhi kewajiban perpajakan karena dianggap sudah memenuhi kehadiran secara fisik (physical presence) di Indonesia dan melakukan kegiatan usaha secara tetap di Indonesia. 

Kriteria tersebut mengacu pada kehadiran ekonomi secara signifikan atau disebut juga dengan significant economic presence, antara lain jumlah transaksi, nilai transaksi, jumlah paket pengiriman, dan/atau jumlah trafik atau pengakses

Dengan demikian, pelaku usaha luar negeri yang memenuhi kriteria significant economic presence tersebut wajib menunjuk perwakilan yang berkedudukan di Indonesia yang dapat bertindak sebagai dan atas nama pelaku usaha luar negeri tersebut. 

Sementara, ketentuan lebih lanjut mengenai kriteria tertentu  significant economic presence tersebut bakal diatur lebih rinci melalui peraturan menteri. Menteri yang dirujuk dalam PP ini ialah Menteri Perdagangan. 

Selanjutnya pada pasal 8 dinyatakan bahwa terhadap kegiatan usaha PMSE, berlaku ketentuan dan mekanisme perpajakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan

adapun sebelumnya dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan (PPh) diatur mengenai Bentuk Usaha Tetap (BUT) sebagai bentuk usaha yang dipergunakan oleh orang pribadi maupun Perusahaan/badan asing yang tidak didirikan dan bertempat kedudukan di Indonesia, untuk menjalankan usaha atau melakukan kegiatannya di Indonesia. BUT menjadi salah satu subjek pajak penghasilan

Dengan kata lain BUT berupa kehadiran fisik yang dapat meliputi cabang perusahaan, kantor perwakilan, gedung kantor, pabrik, bengkel, gudang, ruang promosi dan penjualan, pertambangan atau wilayah kerja pertambangan, hingga keberadaan orang atau badan selaku agen atau pegawai dari perusahaan asing tersebut. 

Dengan adanya ketentuan pasal 7 dalam PP 80/2019 itu, pemerintah mempertegas bahwa dalam hal perdagangan elektronik oleh pelaku usaha luar negeri, kehadiran secara fisik di Indonesia dapat didefinisikan dengan kriteria baru sesuai dengan yang tercantum dalam aturan tersebut, dan akan diperjelas melalui peraturan Menteri keuangan. 

Terkait dengan perpajakan yang dipenuhi sama dengan perusahaan/orang pribadi yang menjalankan kewajiban perpajakannya seperti pajak tahunan dan pajak bulanan

Nah, kalau temen-temen punya bisnis jualan melalui online maka perhatikan izin usaha dan aspek pajaknya yah.

Anda Mungkin Tertarik Dengan Arti

Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat :)

Related Posts

Leave a Comment

Subscribe to our newsletter

Don't miss new updates on your email