Home » Jokowi Efek, Apa Cukup Kuat Untuk IHSG??

Jokowi Efek, Apa Cukup Kuat Untuk IHSG??

by Dony Aristio

Joko widodo dan Ma’ruf Amin terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden untuk periode tahun 2019 sampai dengan 2024 setelah diputuskan oleh KPU melalui hasil pemilihan umum yang di langsungkan serentak pada tanggal 17 April 2019. Sudah pasti banyak pihak yang mencermati kebijakan yang akan di tetapkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih dalam 5 tahun kedepan.

Begitu juga dengan investor saham. Dalam pidato pelantikannya, Joko Widodo menyampaikan beberapa hal. Salah satu yang ia sampaikan adalah tentang penyederhanaan eselon, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), pembangunan infrastruktur dan tentang transformasi ekonomi.

Pada senin 21/10/2019 sehari setelah Presiden dan Wakil Presiden dilantik, IHSG ditutup hijau dengan kenaikan sebesar 7.040 point atau sebesar 0.11%. Berbeda dengan saat opening dimana IHSG di buka menguat lebih tinggi di level 6.207 atau menguat sebesar 0.25%. Saat ini pasar tengah menantikan sentimen positif dari adanya jokowi efek seperti saat kemenangan Jokowi pada Pilpres 2014.

Untuk melihat pergerakan IHSG kedepannya kali ini kita akan melihat melalui analisa teknikal:


Terlihat saat ini berdasarkan indikator stochastic IHSG berada pada area jenuh beli atau overbought. Memang dalam 2 minggu belakangan ini IHSG sudah mengalami kenaikan sebesar 3.2% atau sebesar 194 point. Dalam jangka waktu yang singkat IHSG berada pada pola uptrendnya berdasarkan indikator Moving average 5 hari. Namun kenaikan IHSG dalam jangka waktu 2 minggu terakhir tidak sejalan dengan foreign inflow nya. Tercatat dalam 2 minggu terakhir foreign justru lebih banyak membukukan net sell atau jual bersih dalam perdagangan di IHSG.

 Net foreign buy/sell

Sampai dengan penutupan senin kemarin pada tanggal 21/10/2019 IHSG masih membukukan net sell sebesar 58.09 Billion. Dalam 2 minggu terakhir jika ditotal jumlah foreign net sell dari regular market di IHSG sudah mencapai kurang lebih 2.2 Triliun tentu dengan kondisi seperti ini diharapkan trader atau investor harus tetap waspada terhadap penurunan atau teknikal koreksi yang akan terjadi pada IHSG.

Kesimpulannya dengan adanya sentimen Jokowi Efek ikut memberikan stimulus pada IHSG dalam waktu dekat. Dan semoga dalam jangka waktu panjang ikut memberikan hasil yang positif di beberapa sektor yang terpengaruh dengan kebijakan presiden.

Anda Mungkin Tertarik Dengan Arti

Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat :)

Related Posts

Leave a Comment

Subscribe to our newsletter

Don't miss new updates on your email