Home » Fix Tarif Pajak PPh Badan Turun 20% Bertahap di 2021!

Fix Tarif Pajak PPh Badan Turun 20% Bertahap di 2021!

by Rizki Aditya Bahari

Tarif presentase Pajak Penghasilan (PPh) badan (Pajak Perusahaan) turun dari 25% (persen) menjadi 20% (Persen) secara bertahap mulai 2021 nanti.

Berdasarkan sumber Direktorat Jenderal Pajak di hitung dengan pendekatan fairvalue negara bisa jadi berpotensi akan kehilangan sumber-sumber penyokong APBN berpuluh-puluh triliun setiap tahunnya jika nanti aturan ini di berlakukan, maka dari itu pemerintah memang akan berencara menurunkan tarif pajak ini secara bertahap agar penurunan penerimaan pajak tetap bisa terkendali dan terkontrol secara baik.

Penurunan tarif Pajak Penghasilan PPh Badan (Pajak Perusahaan) 20% merupakan salah satu inti dalam Rancangan Undang-undang (RUU) tentang ketentuan dan fasilitas perpajakan yang sedang dalam proses pembahasan dan penggodogan oleh pemerintah.

Dengan banyakan perubahan-perubahaan iklim perekonomian yang ada di seluruh dunia memang Indonesia perlu ada penyesuaian-penyesaian tersebut, maka dari itu RUU (Rancangan Undang-Undang) ini juga dibuat untuk kebijakan perpajakan Indonesia bisa menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi di dunia internasional serta selain dari pada itu , RUU (Rancangan Undang-Undang) ini juga sangat jelas dibuat untuk meningkatkan investasi-investasi dan ekspor yang ada di Indonesia.

RUU ini dibuat agar kebijakan perpajakan Indonesia bisa menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi di dunia internasional. Selain itu, RUU ini dibuat untuk menaikkan investasi dan ekspor.

Ada beberapa pertimbangan para investor dalam melakukan investasi di suatu negara yang salah satunya yaitu melihat dari sisi kemudahan pajak dan tarif pajak yang dilihat menarik untuk para investor ber investasi di negara tersebut.

Di sisi lain Bank Dunia juga melakukan penelitian dan survei kepada lebih dari 700 perusahaan-perusahaan di internasional dan hasilnya dilaporkan dalam laporan yang dapat kita lihat di Foreign Investor Perspectives and Policy Implication.

Dalam penelitian tersebut, walaupun tarif pajak bukan alasan utama bagi investor dalam memilih lokasi penanaman modal tapi juga menjadi salah satu concern utama juga dalam berinvestasi. 

Dari lebih dari 700 perusahaan tersebut, 19% menyampaikan bahwa tarif pajak rendah sangat penting dan 39% menyampaikan bahwa itu penting. Sementara 31% menyampaikan bahwa tarif pajak agak penting, serta 9% menyampaikan bahwa hal tersebut tidak penting, dan presentasi sisanya menyatakan bahwa tidak tahu. 

selain dari tarif pajak yang menarik concern utama dan Faktor yang paling menjadi perhatian investor yaitu stabilitas politik serta keamanan yang menjamin para investornya, dengan 50% responden perusahaan-perusahaan internasional tersebut menyampaikan bahwa hal tersbut sangat penting dan 37% menyampaikan bahwa menilai penting.

Faktor dan concern lain dari para investor yaitu kepastian hukum yang jelas dan perundangan-undangan yang pasti, di mana 40% yang di survey menyatakan sangat penting dan 46% menyampaikan penting. Kemudian faktor ketiga adalah local market yang cukup besar, dengan 42% menyampaikan sangat penting dan 38% menilai penting.

Maka dari itu, kami menganggap bahwa tarif pajak yang akan diturunkan ini juga harus sejalan dengan factor-factor yang lain agar bisa menarik investor untuk datang berinvestasi ke Indonesia.


Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat :)

Related Posts

Leave a Comment

Subscribe to our newsletter

Don't miss new updates on your email