moving average saham
Home » Pertumbuhan Ekonomi dan Pengaruhnya Terhadap Investasi

Pertumbuhan Ekonomi dan Pengaruhnya Terhadap Investasi

by Muhammad Ikhsan Burhanuddin

Dalam berinvestasi pada instrumen keuangan, khususnya saham, obligasi, dan Reksa Dana, pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator perekonomian penting yang wajib diperhatikan oleh investor.

Secara khusus di Indonesia, pertumbuhan ekonomi dapat dilihat dari pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang dilaporkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). PDB adalah nilai pasar semua barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara pada periode tertentu. Adapun Indonesia telah memiliki PDB hingga US$1 triliun saat ini dan terus berada dalam trend kenaikannya.

Umumnya, peningkatan nilai PDB di suatu negara mengindikasikan bahwa perekonomian di negara tersebut lebih menggeliat, dengan lebih banyak barang yang diproduksi maupun jasa yang ditawarkan, atau dengan kata lain terdapat peningkatan aktivitas bisnis di negara tersebut, sehingga diharapkan terdapat peningkatan laba perusahaan.

Di samping itu, peningkatan nilai PDB juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan negara dari pajak, sehingga dapat meningkatkan kemampuan negara dalam membayar utang–utangnya. Dalam kondisi demikian, secara umum investor akan berekspektasi bahwa pergerakan harga-harga saham dan obligasi juga akan meningkat.

Sebaliknya, penurunan nilai PDB di suatu negara mengindikasikan bahwa perekonomian negara tersebut mengalami kelesuan, dengan lebih sedikit barang yang diproduksi maupun jasa yang ditawarkan, atau dengan kata lain terdapat penurunan aktivitas bisnis di negara tersebut, sehingga berpotensi dapat menurunkan laba perusahaan.

Di samping itu, penurunan nilai PDB juga berpotensi menurunkan pendapatan negara dari pajak, sehingga dapat melemahkan kemampuan negara dalam membayar utang–utangnya. Dalam kondisi demikian, secara umum investor akan berekspektasi bahwa akan ada koreksi terhadap harga-harga saham dan obligasi.

Tentunya, pertumbuhan ekonomi bukan merupakan satu–satunya indikator pergerakan harga saham dan obligasi, namun merupakan salah satu indikator yang paling penting. Tidak menutup kemungkinan bahwa dalam kondisi pertumbuhan ekonomi yang bagus tetap akan ada perusahaan yang berpotensi mengalami kerugian ataupun negara yang mengalami pelemahan kemampuan bayar utangnya, begitu juga sebaliknya.


Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat :)

Related Posts

Leave a Comment

Subscribe to our newsletter

Don't miss new updates on your email