Home » DAPEN VS REKSADANA

DAPEN VS REKSADANA

by Muhammad Ikhsan Burhanuddin

Di Semester I 2019, Return Industri Dana Pensiun In Line dengan Performa Reksadana Pendapatan Tetap Dana pensiun adalah badan hukum yang mengelola dan menjalankan program yang memasok atau memenuhi janji manfaat pensiun.

Dana pensiun di Indonesia diatur dalam undang-undang no. 11 tahun 1992 mengenai Dana Pensiun. Menurut undang-undang dana pensiun di Indonesia dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu dana pensiun pemberi kerja (DPPK), dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) dan dana pensiun berdasarkan keuntungan (DPBK).

Dana Pensiun sendiri terbagi atas 3 jenis, yakni : Dana Pensiun Manfaat Pasti (DPPK PPMP), Dana Pensiun Iuran Pasti (DPPK PPIP), dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Berdasarkan data OJK per Juni 2019, industri Dana Pensiun secara umum terus mencatatkan Return on Investment (ROI). Berikut detail data year to date :

Sumber : OJK

Secara umum, ROI Dana Pensiun dalam 1H19 mempunyai return (realized + unrealized) 5,34%. Adapun DPPK PPMP menjadi juara dengan return 5,75%, diikuti oleh DPPK-PPIP dan DPLK dengan masing-masing return 5,27% dan 4,66%.

Bagaimana Kinerja Dana Pensiun Terhadap Industri Reksadana?

Berdasarkan data Bareksa per 30 Juni 2019, semua jenis indeks reksadana berhasil catatkan kinerja positif dalam periode 1H19. Indeks reksadana pendapatan tetap menjadi juara dengan return tertinggi yakni sebesar 5,51 persen. Sedangkan, di urutan kedua diraih oleh indeks reksadana campuran yakni sebesar 4,96 persen.

Selanjutnya di urutan ketiga ditempati oleh reksadana pasar uang dengan return 2,30 persen. Adapun indeks reksadana saham meningkat 1,36%.

Sumber : Bareksa.com

Dengan return yang sejalan, dapat disimpulkan jika performa Dana Pensiun sejalan dengan indeks reksadana pendapatan tetap. Hal ini terbilang wajar, sebab mayoritas portfolio dana pensiun pada umumnya didominasi oleh surat berharga.

Strategi tersebut dinilai sesuai dengan risk profile dan karakteristik dana pensiun yang cenderung moderat dengan risiko yang terukur.

Reksadana pendapatan tetap adalah jenis reksadana yang menginvestasikan sekurang-kurangnya 80 persen dari aktivanya dalam bentuk efek utang atau obligasi. Tujuannya untuk menghasilkan tingkat pengembalian yang stabil. Risikonya relatif lebih besar daripada reksadana pasar uang.


Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat :)

Related Posts

Leave a Comment

Subscribe to our newsletter

Don't miss new updates on your email