pajak saham
Home » Ini Aspek Pajak dan Biaya-biaya yang Terkait dengan Jual-Beli Saham

Ini Aspek Pajak dan Biaya-biaya yang Terkait dengan Jual-Beli Saham

by Rizki Aditya Bahari

Jika kita ingin melakukan transaksi jual-beli saham di Bursa Efek Indonesia, kita juga perlu tahu aspek pajak dan biaya-biaya dalam bertransaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).


kita mulai bisa membeli saham di Bursa Efek menggunakan sarana aplikasi online trading seperti Mandiri Sekuritas, Mirae Sekuritas, Panis Sekuritas dan lain-lain serta setelah itu kita bisa langsung melakukan order jual-beli saham tersebut melalui aplikasi online trading.

Berikut yang perlu kita ketahui terkait komponen biaya-biaya sebelum memulai transaksi sahamdan  biaya yang dikenakan tersebut tidak terlalu besar untuk setiap transaksi.

Berikut biaya-biaya yang dibebankan kepada kita ketika kita melakukan transaksi beli – jual saham di Bursa Efek

Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

PPN merupakan pungutan yang dikenakan atas setiap pertambahan nilai dari transaksi sebuah barang atau jasa. Tarif pajak yang dikenakannya berupa tarif tunggal yakni sebesar 10%.

Pada transaksi jual-beli saham, tarif yang menjadi dasar pengenaan PPN adalah 0,03%darijumlah transaksi.

Pajak Penghasilan (PPh)


Pajak yang dibebankan atas penghasilan perorangan, perusahaan atau badan hukum lainnya. Pajak tersebut dikenakan saat transaksi penjualan saham saja.

Adapun jenis pajak yang dikenakan pada transaksi saham adalah PPh Final yaitu PPh Pasal 4 ayat (2) atau dibayarkan melalui pihak sekuritas yang besarnya 0,1% dari nilai bruto transaksi.


Komisi Broker (Broker Fee)


Komisi broker (broker fee) merupakan biaya yang dibebankan pihak Sekuritas kepada kita selaku investor dalam rangka proses transaksi baik jual maupun beli saham.

Jumlah fee di setiap sekuritas berbeda-beda, umumnya berkisar 0,15 – 0,25% hingga 0,25% – 0,35% dari nilai transaksi saham (sudah termasuk pajak pertambahan nilai/PPN), dan ditambah pajak penghasilan (PPh) 0,1% khusus untuk transaksi penjualan saham.


Biaya Transaksi (Levy)


Levy
 atau biaya transaksi merupakan biaya  yang dikenakan kepada kita setiap melakukan transaksi jual beli saham atas penggunaan jasa atau fasilitas transaksi Bursa. Besarnya levy tersebut 0,04% dari nilai transaksi hingga artikel ini diterbitkan (besaran transaksi tersebut untuk BEI (0,01%), KSEI (0,01%), biaya kliring KPEI (0,01%), dan ditambah dana jaminan KPEI (0,01%). 


Nah itulah aspek pajak dan biaya yang terkait dengan jual beli saham.

Enjoy trading saham.

Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat :)

Related Posts

Leave a Comment

1 comment

Ajay Nahar 10 November 2020 - 11:59 AM

Apa yakin bener PPN dihitunng 0.03% dari nilai transaksi jual/beli saham? Bukannya PPN dikenakan sebesar 10% dari fee broker dan Levy BEI?

Reply

Subscribe to our newsletter

Don't miss new updates on your email