Home » MENGENAL LAPORAN LABA RUGI EMITEN

MENGENAL LAPORAN LABA RUGI EMITEN

by Dony Aristio

Setelah sebelumnya kita telah mempelajari apa yang dimaksud dengan Laporan Keuangan, pada artikel sebelumnya kita juga telah mempelajari salah satu komponen dalam Laporan Keuangan yaitu Neraca Keuangan.

Sebelum berlanjut pada pembahasan berikutnya untuk teman teman yang belum membaca artikel tentang neraca bisa klik link berikut ini. https://republikinvestor.net/mengenal-neraca-keuangan-sebuah-perusahaan/

Kali ini kita akan membahas salah satu komponen yang tidak kalah penting dalam Laporan Kuangan, yaitu Income Statement atau Laporan Laba Rugi.

Income Statement atau Laporan Laba Rugi adalah Laporan keuangan yang didalamnya menjelaskan tentang kinerja keuangan dalam satu periode tertentu yang didalamnya menjabarkan tentang unsur unsur pendapatan dan beban perusahaan sehingga menghasilkan laba atau (rugi) bersih.

Sebelum bergerak lebih jauh tentang apa itu Income Statement kita harus tahu lebih dulu persamaan dasar dari income statement.

PENDAPATAN – BEBAN = NET INCOME

Menurut situs Akuntansi Lengkap, ada dua format laporan laba rugi yang bisa Anda pelajari, yakni:

1. Single Step Income Statement

Pada model ini, seluruh pendapatan dan keuntungan yang termasuk dalam unsur operasi diletakkan di awal laporan. Keterangan tersebut juga disertai dengan seluruh biaya dan kerugian.

2. Multiple Step Income Statement

Dalam model Multiple Step Income Statement, transaksi operasi dan non-operasi dipisahkan. Kemudian menandingkan biaya dan beban dengan pendapatan yang berhubungan.

berikut ini beberapa komponen yang terdapat dalam suatu laporan laba rugi antara lain:

  1. Penjualan (Pendapatan).
  2. Harga Pokok Penjualan (HPP).
  3. Laba Kotor.
  4. Biaya Operasi terdiri dari:
    1. Biaya penjualan;
    1. Biaya sewa;
    1. Biaya administrasi; dan
    1. Biaya operasi lainnya.
  5. Laba Kotor Operasional.
  6. Penyusutan (Depresiasi).
  7. Pendapatan Bersih Operasi.
  8. Pendapatan Lainnya.
  9. Laba sebelum bunga dan pajak atau EBIT (Earning Before Interest and Tax).
  10. Biaya Bunga terdiri dari:
    • Bunga wesel;
    • Bunga bank;
    • Bunga hipotek;
    • Bunga obligasi; dan
    • Bunga lainnya.
  11. Laba sebelum pajak atau EBT (Earning Before Tax).
  12. Pajak.
  13. Laba sesudah bunga dan pajak atau EAIT (Earning After Interest and Tax).
  14. Laba per lembar saham (Earning per Share).

Berikut merupakan contoh formatnya :

single step income


Multiple Step Income Statement

Setelah kita mengetahui format dari Laporan tersebut berikutnya kita akan membahas Elemen apa saja yang terdapat pada Laporan Laba Rugi :

  1. Pendapatan, merupakan arus masuk atau peningkatan pada aktiva selama periode tertentu.
  2. Beban, merupakan arus keluar pada aktiva selama periode tertentu.
  3. Keuntungan, merupakan peningkatan pada ekuitas.
  4. Kerugian, merupakan penurunan pada ekuitas.

Hasil dari laporan Laba Rugi mencerminkan performa keuangan perusahaan dalam waktu tertentu, apakah mencatatkan Laba bersih atau rugi bersih yang dapat di bandingkan dengan periode sebelumnya.

Pada artikel berikutnya kita akan menganalisa secara langsung laporan laba rugi emiten Q1 2019 yang terdaftar di bursa efek indonesia, sehingga kita dapat menarik kesimpulan apakah perusahaan tersebut layak dibeli atau tidak secara performa laba ruginya.

Semoga dengan artikel ini kita semua dapat lebih bijak dalam menentukan saham perusahaan yang ingin di beli. Tentunya dengan lebih teliti dalam membaca sebuah laporan keuangan.


Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat :)

Related Posts

Leave a Comment

Subscribe to our newsletter

Don't miss new updates on your email