bottom fisihing saham
Home » Bottom Fishing Trading

Bottom Fishing Trading

by Chory Agung Ramdhani

Sebagai investor saham tentu kita dituntut untuk mempunyai banyak strategi dalam kondisi apapun tak terkecuali dalam kondisi turun sekalipun.

Kita percaya bahwa pasar naik dan turun didorong oleh emosi manusia, yang dapat menyebabkan reaksi berlebihan terhadap berita buruk.

Namun hal ini bisa menghadirkan peluang untuk mendapatkan keuntungan bagi kita terlebih pergerakan saham itu dinamis, setiap penuruan saham akan selalu di ikuti oleh technical rebound.

Bottom fishing adalah salah satu strategi trading yang cukup beresiko tinggi dengan cara memanfaatkan peluang di perusahaan yang baru saja turun drastis.

Investor percaya bahwa penurunan tersebut disebabkan oleh kepanikan bukan kesalahan serius yang terjadi pada perusahaan dan diprediksi perusahaan akan pulih kembali.

Strategi ini cukup poluper dikalangan investor namun bisa sangat bersesiko karena harga suatu perusahaan tertekan yang diakibatkan suatu alasan mungkin tidak akan pulih kembali.

Lalu bagaimana mencari perusahaan yang berpotensi untuk strategi bottom fishing ?

  1. Saham yang sudah turun signifikan beberapa hari dikarenankan berita negative atau rumors
  2. Cek validasi penurunan apakah berita tersebut berdampak langsung terhadap kinerja perusahaan
  3. Mengguankan bantuan inidikator stochastic, RSI atau Support resistance untuk menentukan level pembelian
  4. Cek broker summary untuk melihat adanya akumulasi atau distribusi yang dilakukan oleh investor

Beberapa cara screening tersebut perlu kita lakukan akan tidak terjebak disaham yang memang tidak mempunyai peluang unutk rebound, karena tidak semua saham turun bisa dijadikan sebagai peluang.

Penjelasan Selengkapnya akan kami jelaskan pada edukasi Republik Investor .

Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat :)

Related Posts

Leave a Comment

Subscribe to our newsletter

Don't miss new updates on your email