neraca dagang november
Home » Data Neraca Dagang November, Memaksa BI Rate Harus Naik Agar CAD Tidak Melebar

Data Neraca Dagang November, Memaksa BI Rate Harus Naik Agar CAD Tidak Melebar

by Muhammad Ikhsan Burhanuddin

Bank Indonesia (BI) sedang melakukan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 19-20 Desember 2018 sekaligus berencana kembali menaikkan suku bunga acuan. Hal ini untuk mengantisipasi kebijakan The Fed yang berpotensi menaikkan suku bunga di Desember besok.

Sebelumnya, pada 15 November lalu, Rapat Dewan Gubernur BI bulanan memutuskan menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebanyak 25 basis poin (bps) ke level 6%. Selain penetapan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate, BI juga memutuskan menaikkan suku bunga deposit facility 25 bps menjadi sebesar 5,25% dan lending facility menjadi sebesar 6,75%.

Data Neraca Dagang November, Memaksa BI Rate Harus Naik Agar CAD Tidak Melebar

Sebelumnya, neraca dagang di bulan November catatkan defisit US$2,05 miliar. Sehingga membuat defisit neraca berjalan berada di range -3,3% sampai -3,6% terhadap GDP di Q4-18. Hal tersebut juga mengindikasikan jika CAD berpotensi berada di kisaran -3,0% sampai -3,1% untuk tahun 2018 (FY18).

Menurut analisis Republik Investor, meski neraca dagang di bulan Desember akan membaik dibanding bulan November, namun hal itu dinilai tidak akan cukup untuk menutupi defisit neraca dagang yang sudah terlalu tinggi, dimana Oktober – November 2018 sudah mencatatkan defisit US$-3,8 miliar (vs US$-3 miliar di 3Q18).

Hal ini terutama mengingat tren ekspor bulan berjalan terus menurun, sedangkan dampak penuh larangan impor Cina terhadap batubara akan terlihat pada Desember 2018.

Dengan demikian, dengan mempertimbangkan bahwa bank sentral berupaya untuk menurunkan defisit neraca berjalan (CAD) menjadi -2,5% di tahun depan, kita melihat bahwa Bank Indonesia dapat membebani peningkatan kebijakan 2019 di bulan Desember 2018 sebanyak 25 bps hingga 6,25% dalam pertemuan RDG besok.

Salah satu faktor yang dapat menahan BI untuk tidak menaikkan suku bunga ialah, jika dot plot baru Fed yang diperkenalkan dalam pertemuan FOMC Kamis ini keluar lebih “dovish” daripada yang diantisipasi atau adanya ekspektasi konsensus tentang kenaikan suku bunga The Fed kurang dari 2x di tahun depan.

Secara keseluruhan, risiko CAD yang lebih luas dapat memicu BI untuk melakukan front loading kenaikan suku bunga tahun depan ke bulan ini sebesar 25 bps menjadi 6,25%. Jika itu terjadi, maka semua ekspektasi ekonom untuk BI Rate di tahun 2018 sebesar 6% pun terpatahkan

Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat :)

Related Posts

Leave a Comment

Subscribe to our newsletter

Don't miss new updates on your email