saham IPO
Home Analisa SahamAnalisa Fundamental 5 Tips Berinvetasi di Saham IPO

5 Tips Berinvetasi di Saham IPO

by Al Assy Arry

[et_pb_section admin_label=”section”]
[et_pb_row admin_label=”row”]
[et_pb_column type=”4_4″]
[et_pb_text admin_label=”Text”]
Initial Public Offering (IPO) adalah proses perusahaan privat untuk go public atau melantai di bursa.

Walaupun Anda adalah seorang investor jangka panjang, untuk menemukan perusahaan IPO yang akan menguntungkan butuh analisa mendalam dari sekedar melihat laporan keuangan perusahaan. Hal ini dikarenakan saham-saham IPO memiliki risiko tersendiri yang membuat berbeda dengan saham yang sudah lama melantai di bursa

Untuk membeli saham IPO, Anda harus buka rekening di sekuritas yang meng-IPO-kan perusahaan tersebut. Prosedur pemesanan di setiap perusahaan sekuritas kurang lebih lebih sama yaitu dengan mengisi form yang sudah disediakan perusahaan sekuritas.

Cash yang tersedia didalam portfolio Anda harus sesuai dengan jumlah pemesanan. Berapa banyak saham yang akan Anda dapatkan dalam suatu proses IPO bergantung pada komposisi pemesan saham IPO tersebut

Jika Anda adalah trader atau investor yang ingin mencari keuntungan di saham IPO, berikut 5 tips untuk Anda:

 

1. Research Objektif Adalah Hal Yang Langka

Cukup sulit untuk mendapatkan informasi dari perusahaan yang akan go public. Tidak seperti perusahaan yang sudah go public, perusahaan privat kurang memiliki analisa-analisa objektif.

Biasanya perusahan-perusahaan publik sudah sangat banyak analis yang menulis prospek bisnis dan lain sebagainya tentang perusahaan tersebut. Berbeda dengan perusahaan privat, mereka masih tertutup, belum banyak media yang meng-cover mengenai seluk beluk bisnisnya.

Walaupun sudah ada, toh mereka sendiri yang menulisnya. Belum ada pihak ketiga yang menganalisa secara mendalam mengenai laporan keuangannya.

Cari di media online selengkap-lengkapnya mengenai perusahaan ini. Keuangannya, press release, bisnisnya, kompetitornya dan semua terkait industri dimana perusahaan ini berbisnis. Analisa pribadi memang kadang butuh waktu dan effort lebih, namun hal ini sering menyelamatkan Anda dalam keputusan investasi kedepannya

Walaupun informasi diatas akan cukup sulit Anda dapatkan, langkah pertama ini cukup krusial agar Anda bisa mengambil keputusan yang bijak mengenai perusahaan yang akan IPO.

 

2. Pilih Perusahaan Dengan Underwriter Yang Memiliki Track Record Baik

Underwriter adalah perusahaan yang bertugas menjalankan semua proses IPO perusahaan privat dari awal hingga akhir. Underwriter “baik” tidak melulu harus yang perusahaan yang besar.

Cek track record underwriter saat mereka meng-IPO-kan suatu perusahaan. Apakah saham emiten naik atau turun saat hari pertama melantai dibursa. Ini penting, karena biasanya terkait komitmen underwriter untuk menjaga harga sahamnya selama tenggat waktu kedepan.

Kombinasi perusahaan yang bagus dengan underwriter yang menjaga harga akan menjadi peluang besar Anda menghasilkan keuntungan yang cukup besar di saham perusahaan IPO.

 

3. Baca Selalu Prospektus Perusahaan

Prospektus hanya satu dari sekian banyak variabel dalam pengambilan keputusan, namun kita harus membacanya. Didalamnya Anda akan dapat melihat risiko dan peluang dari perusaan yang akan IPO.

Info terpenting selain bisnis yang dijalankan perusahaan secara keseluruhan adalah peruntukan dana IPO. Berapa persen digunakan untuk membayar hutang, berapa persen untuk ekspansi. Yang terbaik adalah dana IPO lebih banyak porsinya digunakan untuk ekspansi usaha karena itu artinya perusahaan memang sedang berkembang

Anda bisa mendapatkan prospektus dari perusahaan sekuritas yang berlaku sebagai underwriter. Baca secara mendalam dan minta second opinion kepada orang yang Anda anggap mumpuni.

Di artikel berikutnya saya akan sharing bagaimana membaca prospektus secara mendalam, subscribe web kami untuk selalu mendapatkan update artikel 🙂

 

4. Selalu Berhati-hati

Sikap skeptik saat berinvestasi di saham-saham IPO merupakan sikap yang harus kita jaga. Overconfident akan dapat merusak pengambilan keputusan kita. Sangat banyak unsur ketidakpastian terkait saham-saham IPO ini. Untuk itu, Anda harus melakukan pendekatan dengan sangat hati-hati

Perhatikan nilai oversubscribed setelah penawaran umum. Walaupun angka oversubscribed tidak dapat sepenuhnya dijadikan acuan, setidaknya Anda akan mendapat gambaran umum seberapa besar demand untuk perusahaan ini.

Angka ini harus didukung data lain seperti berapa banyak porsi fix allotment yang diberikan sekuritas kepada stand by buyers. Berapa banyak yang mereka dapatkan saat penawaran umum. Mengapa ini penting? Karena ada beberapa kasus yang mengharuskan stand by buyers untuk tidak menjual sahamnya selama beberapa waktu sesuai perjanjian mereka sehingga harga tidak langsung terjun saat hari pertama melantai di bursa.

 

5. Pertimbangkan Untuk Menunggu Lock-Up Periode Habis

Seperti yang saya katakan sebelumnya, ada beberapa kasus IPO yang mewajibkan underwriter untuk menjaga harga saham dalam waktu tertentu setelah saham listing. Hal ini biasanya diikuti kewajiban stand by buyer untuk tidak segera menjual saham yang sudah dibeli saat penawaran umum. Praktik legal ini disebut lock-up period.

tips investasi di saham IPO

Jadi, jika saat proses IPO Anda tidak mendapatkan saham perusahaan yang akan listing. Sebaiknya jangan kejar harga atau mengambil sahamnya dihari pertama melantai.

Tunggu hingga waktu lock-up period habis terlebih dahulu.

Jika pemegang saham tidak menjual sahamnya saat lock-up period habis, itu artinya perusahaan ini memang benar-benar bagus dan mereka tidak ingin menjual kepemilikannya

Biarkan market bergerak dengan sendirinya terlebih dahulu sebelum Anda membeli saham IPO ini.

Ingat, wait and see juga merupakan strategi trading

 

 

 

 

 

Itulah kelima hal yang perlu Anda perhatikan saat membeli saham-saham IPO. Dalam sebuah seminar value investing, Pak Lukas Setia Atmaja mengatakan, seorang value investor kurang menyukai saham-saham IPO karena biasanya saat listing harganya sudah seusai dengan nilai wajarnya.

Namun bukan berarti kita tidak dapat memanfaatkan peluang saham IPO. Asal dengan analisa objektif dan strategi yang tepat, tidak terlalu sulit untuk mendapatkan keuntungan di saham yang baru listing di bursa.

Di artikel berikutnya saya akan membahas study case untuk saham-saham IPO dan bagaimana menganalisa hingga pengambilan keputusan, So, keep in touch. Subscribe web kami 🙂

 
[/et_pb_text]
[/et_pb_column]
[/et_pb_row]
[/et_pb_section]

Anda Mungkin Tertarik Dengan Arti

Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat :)

Related Posts

Leave a Comment

1 comment

Hendra 13 October 2018 - 12:49 PM

Sukses selalu Republik investor

Reply

Subscribe to our newsletter

Don't miss new updates on your email